Kamis, 4 November 2010
Aku biasa bangun tidur kemudian melaksanakan shalat subuh dan mengaji, usai itu menjalankan aktifitas rutin yaitu menyapu dan membersihkan lainnya. Pada saat itu adikku Lilik tidak SMS apa-apa karena ia sedang pulang ke Tulungagung untuk membantu ayahnya. Sore hari aku ke kampus dan kemudian melaksanakan tugasku sebagai mahasiswa yaitu belajar. Aku belajar mengerjakan perpajakan dan setelah lelah ataupun cukup aku istirahat sambil nonton TV di perpustakaan. Waktu berlalu dan waktu menunjukkan pukul 17.00 WIB, maka aku mengikuti perkuliahan pak Herry yang seharusnya pukul 17.45 WIB dimajukan pukul 17.00 WIB. Di saat perkuliahan belum dimulai adik lilik sms dan menanyakan “pulang kuliah jam berapa?”. Maka aku jawab “ jam 7 malam dek. Nie mas masih ada kuliah. Adik tunggu saja di pepustakaan”. Iapun membalas “ Za” dan akupun mengikuti kuliah. Ternyata materi kuliah perpajakan tidak ada kuliah melainkan mengumpulkan tugas yang sudah dikerjakan sejak beberapa minggu yang lalu. Saat itu aku mengumpulkan yang pertama kali.
Di sela-sela pak Herry mengoreksi tugas, temen-temen narsis dan berfoto bareng sehingga membuat pak Herry serasa mau ketawa. Akupun diminta untuk memotret mereka. Usai pak Herry mengoreksi, diberitahukan bahwa dalam mengerjakan pajak tidak ada pajak yang min. artinya bila tidak cukup untuk membayar pajak maka pihak yang bersangkutan tidak kena pajak. Hal tersebut menandakan bahwa tugasku ada yang salah karena ada nilai minnya.
Tepat pukul 18.00 WIB perkuliahan selesai dan berdoa. Setelah itu pulang dan akusegera shalat magrib berjamaah. Setelah itu memberitahu adik lewat sms kalau mas sudah selesai kuliahnya dan menunggu di perpustakaan. Adikpun membalas kalau ia masih di gedung I acara mapala. Maka aku sms balik kalau mas tunggu dan nanti makan bareng. Iapun membalas” iya”. Aku tunggu di perpustakaan dan ketika adzan isya’ dikumandangkan aku shalat berjamaah dengan pak nanang setelah itu menunggunya lagi. Pukul 19.26 WIB ia sudah kelar acaranya dan menemuiku. Setelah itu kita berangkat ke warung depan gang 6 untuk membeli nasi pecel dan teh hangat sambil bercanda ria bersama. Tidak lupa kami tetap belajar. Usai makan aku mengantarkan ke kostnya dan setelah itu aku langsung pulang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar