TAHUN BARU 2010
Aku pagi hari di tanggal 31 Desember 2009 tidak banyak berharap untuk bisa merayakan pergantian tahun dari tahun 2009 ke 2010. Aku melakukan aktivitas sebagai tukang kebun dan juga lainnya. Tak lupa aku mengurusi ikan lele. Siang hari usai sholat duha maupun duhur aku dan temanku agus mengawasi anak-anak kelas 3 MTs untuk praktek computer hingga pukul 14.30 WIB dan usai itu mengunci kantor MAN Kandat. Pukul 15.00 WIB sholat ashar berjamaah di masjid dengan Imam mbah Abu yamin dan makmun 4 orang, usai itu menyapu halaman rumah. Berhubung hujan turun dan menyapunya juga sudah selesai maka aku ke kamar dan tidur dengan tampa alas di lantai hingga pukul 17.30 WIB. Usai itu bangun dan menyiapkan hidangan buka puasa yaitu ayam swiwi di kuah. Setelah itu mandi sore.
Usai mandi dan waktu menunjukkan pukul 17.52 WIB radio Wijangsoko FM Kediri mengumandangkan seruan adzan, maka aku segera berbuka dan setelah itu ke masjid sholat magrib dan yasinan. Sehabis yasinan makan ketan merah dan tahu isi satu sambil ngobrol – ngobrol menunggu datangnya isya’. Pukul 19.07 WIB isya’ tiba dan adzan dikumandangkan dan dilanjutkan dengan sholat berjamaah dan setelah itu pulang nonton TV opera van java dan juga lainnya hingga pikul 22.10 WIB. Karena ada rencana mau ke kota dan juga dapat SMS dari AIDA anak yang aku bawa kerja kerumah dosen. Maka aku dengan dayun dan lakum dengan kipli pergi ke kota dengan mengendarai dua motor sekaligus mau menyusul anwar dan bobi yang sudah dulu ke kota. Kami berkendara tidak terlalu cepat karena jalan ramai dan juga macet. Kami lewat jalur kaliombo yaitu lewat depan rumah Elly temanku dan kemudian ke Bandar. Karena aku tidak menemukan anwar maka aku dengan dayun pergi ke Universitas Nusantara untuk melihat acara di sana dan ternyata para pengunjung rame di luar sedang di dalam ada hiburan dari Band-Band local. Karena menurut kami acara kurang terkemas dengan baik maka kami pergi ke SImpang Lima Gumul ( SLG ) kami lewat semampir lalu ke kota dan kami sambil merekam detik-detik pergantian tahun, suara motor lalu lalang sangat ramai bahkan ke banyakan mereka membuat group-group sehingga melakukan kebrutalan dan ogal-ogalan. Bahkan di jalan kami juga melihat ada yang merayakan tahun baru dengan bakar sate, bakar jagung, orkesan dengan kelompok, ataupun yang minum minuman keras. Kami lewat pamenang ke SLG nya karena jalan yang biasanya di gunakan di tutup hanya untuk satu jalur ke barat saja yang di jalan Soekarno Hatta. Di katang jalan macet dan sampai-sampai kami harus cari jalan alternative dengan pengguna jalan yang lain.kami lewat belakang rumah warga yang jalannya sempit dan ada bau kotoran sapi. Tapi kami berhasil hingga sampai di gumul.
Di gumul karena kami dari arah utara yaitu desa karangrejo maka kami masuknya kea rah barat dari jalan gumul yang utara. Dicelah-celah keramaian dayun beli syal persik Kediri dan aku foto-foto. Karena untuk detik-detik perayaan masih 20 menit lagi kami putar-putar dan ketika detik perayaantiba terompet, klakson motor di bunyikan dan kembang api- kembang api baik yang di beli pengunjung maupun dari panitia tahun baru SLG di nyalakan dan di arahkan ke langit. Suara petasan dan percikan kembang api membuat suasana menjadi lebuh hangat dan meriah di tambah suara jeritan pengunjung yang sangat senangnya meskipun dalam keadaan terjepit motornya karena terlalu banyaknya pengunjung SLG. Aku merekan menit-menit pergantian yang berupa kembang api dari menara SLG. Yang kurang lebih selama 12 menit. Usai itu pulang namun sebelum pulang berputar-putar di bundaran SLG sebanyak 2 kali. Dan saat pulangnya kami lewat kota lagi dan kemacetan di luar SLG tak terhindarkan. Jalan tepap ramai sampai kami sampai dirumah. Kami sampai pukul 00.45 WIB lalu makan mie sambil nonton TV GOst Rider dan pukul 02.00 WIB aku tidur.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar