Entri Populer

bahasaku bahasa .........

Bahasaku adalah bahasa yang aku mengerti dan aku berharap orang lainpun mengerti. susah memang memahami bahasa bila kita tidak mengenalnya. amati kehidupan, maka kamu akan menemukan bahasa sejati. bahasa sanubari dan ekspresi


April 23, 2010

KEKUATAN TUBUH ANAK PRAMUKA
MI PURWODADI RINGINREJO
Sabtu 6 februari 2010 adalah hari yabng sangat ditunggu oleh anak-anak Mi purwodadi Ringinrejo Kediri untuk melakukan persami (perkemahan sabtu minggu). Pada hari tersebut anak-anak pramuka sudah siap dan pukul 13.00 WIB mereka harus sudah berada di Madrasah. Dimana sebelumnya pada pagi hari mereka mendirikan tenda untuk berkemah. Pukul 14.00 WIB acara persami dibuka dengan upacara pembukaan, pada upacara tersebut bapak Yudi selaku Pembina yang membuka acara tersebut. Dilanjutkan dengan materi yang di pandu oleh para penegak MAN Kandat yang sengaja dihadirkan untuk membantu pelaksanaan perkemahan. Bapak Drs. Moh. Juairi selaku kepala madrasah merasa bangga dan bersyukur bisa melaksanakan pramuka dimana selama ini yakni sejak 3 tahun lalu belum mengadakan persami yang diselenggarakan di MI purwodadi ini. Sehingga dengan adanya Persami yang di bantu penegak dari MAN Kandat ini MI purwodadi dapat lebih aktif lagi di kancah Pramuka.
Malam hari sebagai suatu kegiatan wajib bagi pramuka adalah adanya “Api Unggun dan Pentas Seni” dimana api unggun adalah simbul dari kekuatan pramuka yang ada di pangkalan masing-masing. Semakin besar nyala api unggunnya maka semakin jaya pramuka tersebut. Meskipun hujan gerimis tak menyulutkan niat adik-adik untuk tetap melaksanakan api unggun. Sedang pada acara api unggun untuk pembacaan dasa darma masih dilakukan oleh penegak karena adik-adik MI purwodadi belum hafal sama sekali dasa darma tersebut. Usai itu ada suatu pementasan yang dilakukan oleh penegak yang diimplementasikan dengan melibatkan adik-adik peserta persami. Ada permainan melepas tali yang mengikat kedua orang tanpa harus memotong tali atau melepas ikatan, ada drama orang yang sama-sam budeknya,dan juga atraksi adu kekuatan antara Pembina dengan adik peserta persami. Dalam aku kekuatan kak Slamet yang saat itu diundang untuk menghadiri persami selain menyampaikan permainan tali juga menantang adik-adik adu kekuatan dengan kepala di bawah dan kaki diatas tanpa harus berpegangan dengan sesuatu apapun kecuali tangan sendiri dan bagi yang mampu bertahan atau menang akan diberi hadiah. Ketika itu ada 3 orang yang berminat dengan tantangannya dan setelah tahu permainannya ternyata menyerah sebelum tanding. Namun, ada satu anak yang semula tidak mau maju justru maju karena ada kemampuan dan dorongan dari teman-temannya. “ Rizal ” ya itu namanya. Ia anak kelas 4 dengan berpakaian pramuka lengkap ia maju dan menyatakan bersedia mengikuti tantangan kak Slamet. Maka dari itu kak Slamet berjanji jika Rizal mampu bertahan selama 1 menit saja maka akan diberikan hadiahnya. Dengan persiapan yang matang dan hitungan yang tepat antara kak Slamet dengan Rizal mulai melakukan atraksi diatas tikar di sebelah api unggun. Dtik-demi detik terlewati, suasana ria dan dukungan untuk rizal diberikan dan kak Slametpun dengan posisi sama seperti Rizal memberikan dukungan.

Lima puluh detik berlalu dan sampai satu menit, Rizalpun akhirnya merobohkan diri nya dan beristirahat sedang kak Slamet melanjutkan hingga 3 menit dengan mendapat dukungan dari adik-adik yang berupa sorak dan tepuk tangan. Usai kak Slamet selesai tiga menit berdiri kepala dibawah, beliau langsung mengambil uang di dompetnya dan kemudian memberikan kepada Rizal. Memang uang yang diberikan diakui tidak banyak, namun kenangan yang diberikan amat banyak sekali mungkin sampai akhir hayat tak akan terlupakan oleh Rizal dan teman-temannya akan Kak Slamet dan penegak MAN Kandat.
Esok harinya adik-adik melakukan banyak aktivitas yaitu masih mengikuti penjelajahan dan juga membongkaran tenda. Maka malam itu segera di istirahatkan untuk tidur. Adik-adik tidur di dalam kelas karena tenda yang didirikannya terendam air hujan dan belum kering dari genangan.


( Slamet, mahasiswa Universitas Nusantara PGRI Kediri )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar