Aku hanya manusia biasa yang bisa merencanakan. Namun ternyata tak sesuai harapan. Entah apa yang terjadi, namun aku harus tetap berpegang pada tali-Nya. bahwa kebenaran hakiki adalah benar yang dikatakan salah oleh oramg lain
Entri Populer
-
Soal Latihan Akuntansi Manajemen: Soal 1 Suatu perusahaan sedang mempertimbangkan penggantian salah satu mesin produksinya denga...
-
Berikut ini diberikan contoh beberapa item, angket tertutup dan terbuka. Angket Tertutup 1. Apakah anda siswa yang menyukai pelajaran mate...
-
I. Hakekat manajemen pemasaran A. Definisi pasar 1. Definisi pasar secara umum yaitu tempat pembeli dan penjual bertemu, berfungsi tertent...
-
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Keripik merupakan makanan ringan yang banyak digemari masyarakat pada umumny...
-
PERPUSTAKAAN PUSAT UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI I. PENDAHULUAN Perpustakaan Perguruan Tinggi mempunyai tugas member...
-
DAFTAR ISI Halaman Judul..........................................................................................................
-
Soal Latihan Akuntansi Manajemen: Soal 1 Suatu perusahaan sedang mempertimbangkan penggantian salah satu mesin produksinya denga...
-
Kegiatan Student Camp X yang dilaksanakan di Hotel Larasati dan sekitarnya pada tanggal 10-11 Juni 2010 merupakan kegiatan Student Cam...
-
Jum'at, 17 Pebruari 2012 adalah hari rutin bagi siswa Sekolah dasar di SDN II Mojoroto Kediri untuk menjalankan kerja bakti membersihk...
-
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Indonesia adalah suatu negara kesatuan yang berada diantara 2 samudra yaitu ...
bahasaku bahasa .........
Bahasaku adalah bahasa yang aku mengerti dan aku berharap orang lainpun mengerti. susah memang memahami bahasa bila kita tidak mengenalnya. amati kehidupan, maka kamu akan menemukan bahasa sejati. bahasa sanubari dan ekspresi
September 11, 2011
WAFAT KETIKA SHALAT MALAM
Jum'at, 9 September 2011. Malam itu pada malam Jum'at kami Keluarga Besar Masjid Thoriqotul Jannah Kandat melaksanakan shalat magrib dan dilanjutkan membaca surat yasin bersama yang di pimpin Kiai H. Drs. Imron Rosyadi sebagai kegiatan rutin pada malam jum'at. kegiatan mengirim doa untuk para leluhur dan khusus kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW beserta sahabatnya. Pada saat melaksanakan pembacaan yasin beliau memimpin dengan suara yang sudah terbata-bata dan juga pelan sekali. biasanya ketika membaca surat yasin saya lanjutkan membaca surat lain dan belum selesai membaca surat lain. beliau sudah selesai membaca yasinnya, tapi malam itu saat saya selesai membaca surat lain, baru selesai beliau membaca surat yasinnya. Kemudian dilanjutkan tahlil singkat dan di tutup dengan doa. Seusai acara yasinan dilanjutkan shalat sunah ba'da magrib, setelah itu anak-anak remas segera menyerbu hidangan yang ada yaitu semangka dan kerupuk sambal serta makaroni dan lainnya. Ketika sedang makan, keluarlah beliau setelah selesai shalatnya dan duduk di kursi yang biasa digunakannya untuk mengajar santri masjid ataupun anak sekolah. Di dalam duduknya beliau bertanya apakah masih ada semangkanya? dan dijawab habis oleh salah satu santri. Tetapi setelah dilihat oleh salah satu santrinya yaitu Aripin, ternyata masih ada satu iris semangka. Diambilnya semangka itu oleh Aripin dan diberikannya kepada anak bapak Imron yaitu Furqon namanya. Semangka Furqon bawa dan kemudian dimakannya sendiri dengan tersenyum ke arah bapaknya. Pak Imronpun tidak marah dan tidak banyak kata. Beliau Berkata " Ngajine Mulai malam Minggu". lalu beliau keluar dan mengendarai sepeda motor Scoobynya pulang.
Kami remas masih melanjutkan makan kerupuk sambal dan juga makaroni yang di campur hingga adzan isya' tiba kemudian melaksanakan shalat isya' yang di pimpin mbah Abu Yamin. Usai shalat isya' kami silaturrahmi ke rumah Bu Halimah ( Bu Halim) yaitu orang yang selama puasa memberikan makan untuk berbuka.Kami di sana hingga pukul 20.30 WIB.kemudian pulang dan makan malam di kamar saya dengan menu makan berupa mie dan ketupat yang saya bawa dari rumah.Setelah makan malam kami tidur.
Kronologi: Pukul 3.30 an WIB pak Imron beserta istrinya menuju masjid untuk melaksanakan shalat malam berjamaah yang rutin diadakan bersama santri masjid. Biasanya sebelum melaksanakan shalat malam selalu mencari anak-anak masjid dan membangunkannya entah dengan surban atau tongkatnya serta memukul besi tiang telpon pertanda mau melaksanakan shalat.Namun saat itu tidak. beliau langsung ke masjid dan langsung melaksanakan shalat yang kemudian disusul santrinya Anwar, Erwin dan Kabul serta mbah Abu.Shalat Tahiyat masjid, dan kemudian Tahajud dilaksanakan. Mbah Abu hanya mengikuti shalat Tahajudnya dan ketika mau melaksanakan shalat Tasbih, beliau berdiri dan berusaha membaca niat shalat tasbih. Namun tidak mampu dilakukan. Hanya kata " Ushali, ushali,ushali" saja yang keluar dari mulutnya. dan kemudian tak kuat menahan beban tubuhnya. Beliau terlihat sempoyongan dan mbah Abu menyodorkan Anwar untuk menolong pak Imron.Lalu didudukkanlah beliau dan beliau sempat berucap istigfar.Setelah itu diam sesaat dan hendak seperti mau sujud tapi ternyata tangannya tak seperti hendak sujud tapi ke belakang. Maka dengan segera oleh Anwar dan mbah Abu diangkat.Sementara istrinya langsung berteriak dan meminta Jacky untuk mengambil mobil dan mengantarkan ke rumah sakit. Pak Imronpun dilarikan ke rumah sakit dan tidak lama kemudian terdengar suara Adzan. Saya bangun dan mandi, kemudian berangkat ke masjid untuk melaksanakan shalat sunnah tahiyat masjid dan qobla subuh, baru kemudian iqomah dan saya sempat mendengar 2 kali suara tongkat yang biasa digunakan pak Imron ketika jalan. tapi ternyata tidak ada dan mbah Abu-lah yang mengImami shalat subuh. Usai shalat subuh saya kaget karena mbah Abu bilang untuk mengirim hidiyah fatihah untuk kesembuhan pak Imron. Kamipun jamaah mengikuti dan kemudian saya lanjutkan membaca surat Al-Waaqi'ah dan belum sempat selesai ada suara gaduh masuk ke masjid. pak Hari berkata " pak Imron Meninggal". dengan terperangak sayapun dengan kawan-kawan bangkit dan langsung menuju ke rumah pak Imron.Saya berjalan dengan segera di saat pak Hari mengumumkan di speaker mengenai meninggalnya Kiai sekaligus ketua ta'mir masjid. Saya melihat ambulan RSI Jimbun yang mengantarkannya pergi meninggalkan rumah pak Imron. Saya masuk ke rumah dan melihat jenazah pak Imron. Oleh ibu imron di beritahu kalau meninggalnya pas Adzan subuh Jimbun. Dan bu Imron meminta agar Aripin membacakan surat yasin secara bergiliran terus menerus. dan Aripinpun langsung memulainya disusul yang lainnya.Saya keluar rumah untuk menghubungi guru yang berada di bawah naungannya dan juga mantan kepala sekolah serta Alumni yang pernah diajarnya. begitu pula santri yang lain, langsung menghubungi siapapun yang bisa dihubungi.
Kami sibuk mempersiapkan keperluan pemakaman dan Sayapun dapat tugas untuk membeli aqua. Saya berangkat dengan Sokeh dan hanya dapat satu aqua, itupun di Jimbun, lalu kami putar akal yaitu mencari Eko yang menjaga tokonya bu Halim. kami ke rumah bu Halim dan disana langsung ketemu Eko, bu Halimpun ada sehingga oleh bu Halim langsung di suruh ke toko.Kami mengantarkan aqua dulu dan kemudian mengambil di tokonya bu Halim. oleh Eko diambilkan 10 dus dan kita tanpa harus membayar karena di sumbang oleh bu Halim. lalu kami bawa dan kemudian membantu acara lainnya. mengambil keranda dan lain-lain. Mayat pak Imron dimandikan dan kemudian dikafani lalu dishalatkan 2 kali di rumah. Kemudian di bawa ke masjid dan dishalatkan disana hingga 5 kali lebih. Pukul 8.50 di bawa ke makam di belakang masjid dan tepat pukul 9 di makamkan yang di ikuti oleh lebih dari seribu petakziah, para kiai pesantren dan juga Wakil Bupati Kediri. Acara pemakaman berjalan lancar dan usai pemakaman peta'ziah pulang. Kamipun juga pulang untuk istirahat. Semoga Allah menerima amal baiknya. amiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







Innalillahi wainailaihi rojiuun.
BalasHapusKami sangat kehilangan salah seorang kiai, figur umat yang pantas diteladani. Beliau tidak hanya pandai bertutur kata, ttp tutur katanya sangat menyejukkan, dari tutur katanya tidak ada hati yang patah malah menumbuhkan semangat. Beliau pandai memberikan contoh.Seluruh kegiatan dunianya adalah ibadah dengan sesuainya perkataan dengan perbuaatan.
Yaa Alloh, kami sangat kehilanggan.
Smoga Alloh SWT, mengampuni seluruh dosa dan kesalahannya, dan Smoga Alloh SWT menerima seluruh amal baiknya dan smoga beliau termasuk khusnul khotimah dengan jaminan Surga. Amiin.