Raih kemenangan hidup
Walau
Dengan kepayahan
Aku merindu akan kehangatan malam, malam yang penuh dengan
kenangan antara Engkau dengan aku. Dimana dimalam itu aku tak ingin ada yang
mengganggu. Aku ingin selalu bercengrama dengan-Mu. Wahai kekasih hatiku, wahai
sang pujaan dalam aku menjalani kehidupanku. Aku ingin memasrahkan semua jiwa
dan ragaku pada-Mu disaat keheningan malam menyelimuti, di saat suara gemuruh
angin angin berganti semilir penuh dengan kesejukkan. Di saat itulah aku ingin
mendapatkan cengkraman-Mu dengan penuh kasih dan Rahmat-Mu. Engkau pemilik sang
surya, Engkau berkehendak menciptakannya dan juga menghancurkannya. Bila Engkau
berkata Kun Fayakun maka akan Nampak di depan-Mu dan terjadi
Percikan air menetes dari pipa air melambangkan bahwa dalam
Engkau memberikan ilmu kepada hamba-hamba-Mu dengan sedikit-sedikit tapi pasti,
karena Engkau tahu bahwa hamba-hamba-Mu tak akan sanggup menerima apa yang
telah Engkau berikan jika Engkau berikan semuanya. Panas disiang hari membuat
hamba-hamba-Mu repot dengan urusannya, dengan masalah keduniaan terutama dengan
pekerjaan. Maka Engkau ciptakan akan adanya malam dan Engkau member pilihan
diantara malam dengan pertiga akhir untuk hamba-hamba-Mu melaksanakan kesunahan
untuk menambah amalan diwaktu siang dengan pahala yang Engkau lipat gandakan.
Waktu yang tenang diantara waktu paling tenang yakni sepertiga malam. Bila
engkau wahai hamba-hamba Allah yang beriman dan juga hamba yang ingin memohon
ampunan dari tuhan, maka laksanakanlah sembahyang malam meminta pada-Nya dengan
penuh keyakinan niscaya kamu akan mendapatkan ketenangan dan juga pencerahan
pikiran.
Desis semilir angin malam ditambah kobaran api dalam jiwa
yang tenang mungkin itu petunjuk Tuhan bagi orang-orang yang beriman sebagai pencerah pikiran dan mempertebal akan
keimanan. Kekuatan tuhan banyak diibaratkan di alam namun hanya sedikit sekali
yan dapat diungkapkan oleh manusia dengan teknlogi yang tercanggihnya bahkan
lebih canggih dari super canggih. Maka dari itu seharusnya kita menggali potensi
yang ada pada diri kita dan mengambil manfaat dari apa yang ada yang
diciptakan-Nya guna untuk kemaslahatan kita bersama. Gali ilmu gali potensi
harga diri cari prestasi kembangkan apa yang sudah di dapat. Berjuang dan terus
berjuang, pasti kita akan jadi pemenang dan pemenang dalam kehidupan dua dunia
yang sedang menanti kedatangan tamu kehormatan jika menang dalam kebenaran
Karya
: Abina Abdi/ Slamet
Tidak ada komentar:
Posting Komentar